BEDIGAS.COM – Kesehatan generasi milenial sangatlah rawan terhadap serangan penyakit kronis. Rutinitas pekerjaan, hubungan sosial, hingga pola hidup disebut sebagai sebagian faktor yang memicu dampak buruk terhadap kesehatan generasi yang lahir di awal 80-an sampai 2000-an itu.

Generasi milenial dinilai sebagai generasi yang jauh lebih baik dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Alasannya, sebab kaum milenial itu lahir dalam kondisi dimana teknologi telah berkembang semakin pesat serta informasi kesehatan pun semakin mudah didapat.

Akan tetapi, kondisi kekinian tidak mendukung pendapat tersebut. Generasi milenial justru sangat rentan terserang penyakit dibandingkan generasi sebelumnya. Sejumlah penelitian menyimpulkan bahwa kesehatan para milenial mengalami penurunan drastis ketika mereka memasuki usia 27 tahun.

Berdasarkan surveinya, The Health Foundation di AS menyebutkan bahwa ketika memasuki usia 45-65 tahun, generasi milenial memiliki kondisi kesehatan yang lebih buruk jika dibanding dengan kondisi kesehatan orang tua mereka.

Laporan The Health Foundation menegaskan bahwa kualitas hidup yang rendah, ketidakstabilan kondisi ekonomi hingga tuntutan pekerjaan membuat generasi milenial berrisiko terhadap penyakit kanker, diabetes, dan jantung di masa mendatang.

Sementara Kings College London menemukan bahwa para milenial juga rawan mengalami masalah kesehatan mental, seperti depresi dan kecemasan. The Office for National Statistic AS menyebut jika kaum milenial cenderung lebih mengalami kesepian kronis dibanding generasi lainnya.

Baca Juga: 7 Mitos tentang Virus Corona Namun Sayangnya Masih Dipercaya oleh Masyarakat

Penyakit Apa Saja yang Rawan Menyerang Generasi Milenial?

Dengan aktivitas kerja yang padat dan ketat, kebiasaan merokok, konsumsi makanan tidak sehat, konsumsi minuman beralkohol, dan jarangnya berolahraga, tentu saja membuat generasi milenial sangat rentan mengalami gangguan kesehatan. Baik gangguan kesehatan fisik maupun gangguan kesehatan mental.

Berikut ini beberapa penyakit yang sering menyerang generasi milenial;

1. Koresterol Tinggi.

Masalah kolesterol tinggi tidak hanya menyerang orang tua. Dengan pola hidup yang cenderung tidak sehat, risiko terkena kolesterol tinggi juga bisa dialami oleh generasi milenial. Bahkan, di umur mendekati 30 tahun, generasi milenial disebut sudah rawan penyakit kolesterol tinggi ini.

2. Diabetes Tipe II

Generasi milenial juga memiliki risiko tinggi terserang penyakit diabetes tipe II. Penelitian menyebutkan bahwa kaum milineal memiliki prevelensi tekanan darah tinggi dan diabetes tipe II yang jauh lebih tinggi.

3. Radang Usus.

Kebiasaan mengonsumsi makanan berminyak dan pedas serta jarang minum air putih membuat generasi milenial sangat rawan penyakit radang usus atau crohn dan juga kolitis ulserativa atau penyakit yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan peradangan di saluran pencernaan.

4. Hipertensi.

Hipertensi atau biasa dikenal dengan darah tinggi juga mengintai kesehatan kaum milenial. Pola hidup yang kurang sehat memicu munculnya penyakit hipertensi. Jika ditidak dicegah, hipertensi bisa menyebabkan risiko penyakit jantung hingga stroke.

5. Depresi.

Peningkatan penderita depresi dari kaum milenial meningkat hampir 40 persen. Gejala depresi yang biasa dialami generasi mlienial ialah perasaan tertekan, mudah tersinggung, kehilangan minat, penurunan atau peningkatan berat badan hingga terganggunya kualitas tidur.